Monday, March 23, 2009

N*E*R*D BATAL TAMPIL DI JAKARTA

N*E*R*D (No one Ever Really Dies) batal tampil di Jakarta karena para anggota takut untuk hadir di Indonesia karena pengalaman buruk yang dialami para anggota grup tersebut di Malaysia.

Promotor di Malaysia telah dua kali meminta izin kepada pihak otoritas Malaysia, namun ditolak karena penampilan grup tersebut dianggap tidak sesuai dengan tata karma kesopanan yang digariskan oleh pihak otoritas Malaysia, sama seperti penyanyi Beyonce yang tidak bersedia merubah busananya yang dianggap sensual.

Meskipun N*E*R*D dianggap tidak pantas, grup tersebut tetap diperbolehkan untuk memasuki negara Kerajaan Malaysia. Anehnya, saat N*E*R*D tampil di Sunburst Music Festival, tidak satupun otoritas negara Kerajaan Malaysia, dalam hal ini pihak imigrasi maupun polisi, melarang grup tersebut untuk manggung di atas pentas. Justru setelah pertunjukan usai, selurus paspor anggota N*E*R*D ditahan. Hal tersebut merupakan preseden yang sangat buruk. Pihak promotor Malaysia tidak mendistribusikan informasi dengan baik.


Namun, setelah adanya negosiasi dan penyelidikan oleh pihak yang berwajib, diputuskan bahwa yang bersalah adalah pihak promotor penyelenggara “Sunburst Music Festival”. Penyelenggara yang harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Akibat pengalaman kurang baik tersebut, para anggota N*E*R*D mengalami depresi berat karena mendapat ancaman tahanan selama maksimal dua minggu, suatu hal yang belum pernah terjadi dalam industri musik, terutama karena kejadian tersebut sama sekali bukan kesalahan pihak N*E*R*D.

Alhasil, promotor di Indonesia, Java Festival Production dan Urbanite-Sinjitos, menjadi korban atas kejadian tersebut. Meskipun usaha persuasi sudah dilancarkan dan mendapat dukungan dari Kedutaan Indonesia yang berusaha meyakinkan bahwa Indonesia adalah negara yang aman dan pihak berwajib di Indonesia tidak akan melakukan tindakan seperti layaknya otoritas Malaysia, grup N*E*R*D tetap mengurungkan rencananya untuk tampil di Jakarta Indonesia, karena takut kejadian yang sama akan terulang, meskipun diyakinkan bahwa pertunjukan di Indonesia selalu diurus dan mendapat persetujuan pihak imigrasi dan kepolisian. Tetap saja, Pharrell Williams dan kawan-kawan tidak mau datang ke Indonesia, dan memilih untuk kembali ke negara asal mereka.

Kejadian ini akan menjadi preseden buruk bagi penyelenggara pagelaran musik di Malaysia. Diharapkan bahwa hal ini tidak akan mempengaruhi kepercayaan musisi/grup asing untuk datang ke Indonesia.

Sangat disayangkan karena penggemar N*E*R*D di Jakarta telah menunggu penampilan grup hip hop terkemuka tersebut. Hal ini tentu sangat mengecewakan penggemar jenis musik hip hop, rap dan funk, terutama mereka yang telah membeli tiket untuk pertunjukan N*E*R*D di Tennis Indoor Senayan yang sedianya akan tampil pada hari Minggu, 22 Maret 2009, jam 8.30 malam. Java Festival Production dan Urbanite-Sinjitos akan melakukan pengembalian uang dari pembelian tiket mulai hari Rabu, 25 Maret sampai dengan Jumat, 27 Maret 2009, antara jam 10.00 sampai 18.00 WIB. Pengembalian tiket dan refund dapat dilakukan di tempat pembelian tiket masing-masing. Harap membawa tiket atau voucher asli untuk melakukan refund. Untuk info lebih lanjut, harap menghubungi HOTLINE 0813 090 2424, 021 570 3704 atau 96810022 (jam kerja).

Ketentuan untuk kompensasi bagi pembeli tiket Jamiroquai yang dijadwalkan untuk tanggal 8 April 2009 masih akan dipertimbangkan dan dapat diikuti melalui website www.jf-pro.com.

Wednesday, March 18, 2009

YES IT'S TRUE! JAMIROQUAI LIVE IN INDONESIA!

Yes guys!!! it’s true!!! It’s official!! Salah satu legenda acid jazz dari Inggris akan mampir untuk manggung di Sentul, Indonesia. Bagi yang belum tahu Jamiroquai adalah sebuah band beraliran Acid Jazz, Funk dengan unsur Electro, sangat identik dengan sang vokalis yang atraktif dengan ciri khas topi yang eksentrik, Jason Cheetham alias Jay Kay. Sukses dengan single-single catchy seperti Too Young To Die, Virtual Insanity, Cosmic Girl, Little L, 7 Days in Sunny June, membuat Jamiroquai mempunyai banyak fans. Dan akhirnya Java Festival Production berhasil mengabulkan mimpi para fans Jamiroquai di Indonesia dengan membawanya ke tanah air. 8 April di Sentul City Convention Center, yang dikabarkan sebagai convention center terbesar di Asia Tenggara, Jay Kay dan anggota Jamiroquai yang lain akan membawakan lagu-lagu mereka. So be there, in one of the biggest concert in 2009!!!

Tuesday, March 17, 2009

N*E*R*D IS COMING TO TOWN!

N*E*R*D adalah sebuah hip hop supergroup yang terdiri Pharell Williams, Chad Hugo dan Shay Haley. Mereka dibilang supergroup karena Pharell dan Chad tergabung juga dalam grup produser yang bernama The Neptunes, yang merupakan duo tangan dingin di belakang banyak lagu hits para artis-artis terkenal. Akronim dari No one Ever Really Dies, mereka membawakan musik yang beraliran alternative hip hop dan alternative rock. Pertama kali sukses dengan hits Lapdance, Rockstar dan Provider, mereka berhasil membentuk fan base yang kuat. Menghasilkan 3 album yang sukses di pasaran, album terakhir mereka adalah “Seeing Sounds” yang mengandalkan hit single “Everyone Nose” berhasil melenjitkan nama mereka kembali setelah vakum untuk beberapa lama.
Tennis Indoor Senayan, Jakarta akan menjadi saksi konser perdana mereka di Indonesia pada tanggal 22 Maret 2009, yang artinya akan digelar dalam beberapa hari lagi. Konser ini dipromotori oleh Java Festival Production yang beberapa waktu lalu sukses menggelar Java Jazz Festival 2009 dan kali ini bekerjasama dengan Urbanite untuk merealisasikan konser N*E*R*D nanti. So Jakarta are you ready to watch one of the greatest supergroup? N*E*R*D is coming to J-town!!!

Saturday, March 7, 2009

Musical Instruments : "Harmonica"

The harmonica is a free reed wind instrument which is played by blowing air into it or drawing air out by placing lips over individual holes (reed chambers) or multiple holes. The pressure caused by blowing or drawing air into the reed chambers causes a reed or multiple reeds to vibrate up and down creating sound. Each chamber has multiple, variable-tuned brass or bronze reeds which are secured at one end and loose on the other end, with the loose end vibrating and creating sound.

Reeds are pre-tuned to individual tones, and each tone is determined according to the size of reed. Longer reeds make deep, low sounds and short reeds make higher-pitched sounds. On certain types of harmonica the pre-tuned reed can be changed (bending a note) to another note by redirecting air flow into the chamber. There are many types of harmonicas, including diatonic, chromatic, tremolo, orchestral, and bass versions.

The harmonica is used in blues and American folk music, jazz, classical music, country music, rock and roll, and pop music. The harmonica has other nicknames, especially in blues music, including: "harp," "blues harp," and "mouth organ."[1]


from Wikipedia, The Free Encyclopedia

Sunday, March 1, 2009

Michael Heart - WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009


A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they're dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who's wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight




you can download the mp3 for free.. ^^
just copy and paste the link below on the new tab/windows and press the enter button.... :D
http://www.freelancesyria.com/mh/we_will_not_go_down_6502.mp3

Saturday, February 28, 2009

Musical Instruments : "Cello"

The violoncello (abbreviated to cello, or 'cello, plural cellos or celli—the c is pronounced [tʃ], as in the ch in "check", thus "chel-lo") is a bowed string instrument. A person who plays a cello is called a cellist. The cello is used as a solo instrument, in chamber music, and as a member of the string section of an orchestra. It is the second physically largest member of the violin family of musical instruments, next to the double bass.

From WIkipedia, The Free Encyclopedia

Musical Instruments : "Contrabass"

The term contrabass (derived from the Italian contrabbasso) refers to very low musical instruments; generally those pitched one octave below instruments of the bass register. While the term most commonly refers to the double bass (which is the bass instrument in the orchestral string family, tuned lower than the cello), many other instruments in the contrabass register exist.

The term "contrabass" is relative, usually denoting a very low-pitched instrument of its type rather than one playing in a particular range. For example, the contrabass flute's lowest note is approximately an octave higher than that of the contrabass clarinet. Instruments tuned below contrabass instruments, such as the double contrabass flute or subcontrabass saxophone, may be referred to as "double contrabass," "triple contrabass," "subcontrabass," or "octocontrabass" instruments. On the other hand, the "contrabass" classification is often taken to include such instruments as well.


From Wikipedia, The Free Encyclopedia